Abstrak
Dengan latar belakang pesatnya perkembangan industri semikonduktor, masalah kerusakan perangkat semikonduktor akibat pelepasan muatan elektrostatik (ESD) semakin mengemuka. Model Tubuh Manusia (HBM) dan Model Mesin (MM) merupakan sumber utama ancaman elektrostatik yang dihadapi perangkat semikonduktor selama produksi, transportasi, dan penggunaan. Artikel ini berfokus pada LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Elektrostatik (HBM/MM), menguraikan secara rinci prinsip desainnya, kepatuhan terhadap standar internasional dan domestik, fitur peralatan, spesifikasi, dan aplikasi dalam pengujian kerentanan ESD pada perangkat semikonduktor seperti cip LED, transistor, dan IC. Melalui analisis komprehensif terhadap peralatan ini, artikel ini menunjukkan peran pentingnya dalam memastikan kualitas dan keandalan perangkat semikonduktor, sehingga dapat menjadi referensi untuk pekerjaan pengujian yang relevan di industri semikonduktor.
1. Pengantar
Seiring dengan perkembangan teknologi semikonduktor menuju miniaturisasi dan integrasi tinggi, sensitivitas perangkat semikonduktor terhadap listrik statis telah meningkat secara signifikan. Pelepasan muatan elektrostatik (ESD), sebagai fenomena interferensi elektromagnetik yang umum, dapat menyebabkan perangkat semikonduktor mengalami penurunan kinerja, kegagalan fungsi, atau bahkan kerusakan permanen, yang mengakibatkan kerugian ekonomi yang sangat besar bagi industri semikonduktor. Menurut data statistik yang relevan, kegagalan akibat ESD menyumbang lebih dari 25% kasus kegagalan perangkat semikonduktor, menjadikannya faktor kunci yang memengaruhi keandalan perangkat semikonduktor.
Model Tubuh Manusia (HBM) mensimulasikan proses pelepasan muatan listrik statis yang terjadi ketika tubuh manusia bermuatan bersentuhan dengan perangkat semikonduktor, sementara Model Mesin (MM) mensimulasikan pelepasan muatan listrik statis antara peralatan produksi, mesin otomatis, dan perangkat lain serta perangkat semikonduktor selama operasi. Jika energi elektrostatik yang dihasilkan oleh kedua model pelepasan muatan ini melebihi batas toleransi perangkat semikonduktor, hal tersebut akan menyebabkan kerusakan serius pada perangkat tersebut. Oleh karena itu, pengujian kerentanan ESD pada perangkat semikonduktor berbasis HBM dan MM telah menjadi langkah penting dalam produksi, penelitian dan pengembangan, serta inspeksi kualitas perangkat semikonduktor.
Sebagai produsen peralatan pengujian profesional, LISUN GROUP telah mengembangkan dan meluncurkan ESD-883D Simulator Pelepasan Muatan Elektrostatik (HBM/MM) memenuhi karakteristik dan persyaratan pengujian HBM dan MM. Peralatan ini dapat secara akurat mensimulasikan proses pelepasan muatan elektrostatik HBM dan MM, serta melakukan uji kerentanan ESD pada perangkat semikonduktor sesuai dengan standar internasional dan domestik yang relevan. Simulator ini menyediakan metode pengujian yang andal untuk pengendalian kualitas perangkat semikonduktor dan telah banyak digunakan dalam industri semikonduktor.
2. Prinsip Model Debit HBM dan MM serta Signifikansi Pengujian
2.1 Prinsip Model Tubuh Manusia (HBM)
Model Tubuh Manusia (HBM) didasarkan pada proses fisik di mana tubuh manusia mengakumulasi listrik statis akibat gesekan dan faktor-faktor lain selama aktivitas sehari-hari, dan listrik statis tersebut dilepaskan melalui perangkat semikonduktor ketika tubuh manusia bersentuhan dengannya. Dalam model HBM, tubuh manusia dapat dianggap sebagai rangkaian ekivalen yang terdiri dari kapasitor dan resistor. Umumnya, kapasitansi ekivalen model HBM adalah sekitar 100pF, dan resistansi ekivalennya sekitar 1500Ω. Konfigurasi parameter ini dapat mensimulasikan secara relatif akurat situasi pelepasan muatan elektrostatik aktual ketika tubuh manusia yang bermuatan bersentuhan dengan perangkat semikonduktor. Ketika tubuh manusia yang membawa muatan statis bersentuhan dengan perangkat semikonduktor, muatan tersebut akan dilepaskan dengan cepat melalui perangkat, membentuk arus besar sesaat. Arus ini akan menghasilkan penurunan tegangan yang sangat tinggi di dalam perangkat semikonduktor, yang dapat merusak lapisan isolasi perangkat, merusak sambungan PN, dan pada akhirnya menyebabkan kegagalan perangkat.
2.2 Prinsip Model Mesin (MM)
Model Mesin (MM) terutama mensimulasikan proses pelepasan muatan listrik statis yang terjadi antara peralatan otomatis, lengan robot, sabuk konveyor, dan mesin lainnya pada jalur produksi dan perangkat semikonduktor setelah mesin tersebut mengakumulasi listrik statis akibat gesekan, induksi, dan efek lainnya selama pengoperasian. Dibandingkan dengan HBM, MM memiliki kapasitansi ekuivalen yang lebih besar (biasanya 200pF) dan resistansi ekuivalen yang lebih kecil (mendekati 0Ω). Hal ini membuat laju kenaikan arus proses pelepasan muatan MM lebih cepat, arus puncak lebih besar, dan energi elektrostatik yang dilepaskan lebih kuat, sehingga mengakibatkan kerusakan yang lebih signifikan pada perangkat semikonduktor. Dalam proses produksi otomatis perangkat semikonduktor, kecelakaan ESD yang disebabkan oleh MM sering kali menyebabkan kerusakan batch perangkat. Oleh karena itu, pengujian kerentanan ESD berdasarkan MM menjadi sangat penting.
2.3 Signifikansi Pengujian Kerentanan ESD HBM dan MM
Melakukan pengujian kerentanan ESD HBM dan MM pada perangkat semikonduktor sangat penting dalam berbagai aspek. Dari perspektif penelitian dan pengembangan perangkat, pengujian dapat secara akurat membantu memahami toleransi perangkat dalam berbagai model pelepasan muatan elektrostatik, menyediakan dukungan data untuk desain struktur perangkat, pemilihan material, dan optimalisasi proses, serta berkontribusi pada pengembangan perangkat semikonduktor dengan kemampuan proteksi elektrostatik yang lebih baik. Dalam proses produksi, pengujian dapat menyaring kualitas perangkat semikonduktor yang diproduksi, mengeliminasi produk yang tidak memenuhi persyaratan karena sensitivitas elektrostatik yang tinggi, memastikan stabilitas kualitas perangkat yang dikirim, dan mengurangi risiko kegagalan perangkat akibat listrik statis bagi perusahaan hilir. Bagi perusahaan aplikasi hilir, melakukan pengujian kerentanan ESD pada perangkat semikonduktor yang dibeli dapat memverifikasi apakah perangkat tersebut memenuhi persyaratan penggunaan produk mereka sendiri, memastikan keandalan produk akhir selama produksi dan penggunaan, serta menghindari kerusakan pada produk akhir akibat kegagalan ESD perangkat semikonduktor.
3. Standar yang Dipatuhi oleh LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Elektrostatik (HBM/MM)
Selama proses desain dan manufaktur, LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Muatan Elektrostatik (HBM/MM) secara ketat mematuhi sejumlah standar internasional dan domestik, memastikan keakuratan, keandalan, dan universalitas hasil pengujiannya, dan dapat memenuhi persyaratan pengujian kerentanan ESD pada perangkat semikonduktor di berbagai negara, kawasan, dan industri.
Standar di atas menjelaskan secara rinci kondisi pengujian, prosedur pengujian, persyaratan parameter, dan penentuan hasil pengujian pelepasan elektrostatik HBM dan MM. LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Muatan Elektrostatik (HBM/MM) tidak hanya sepenuhnya memenuhi persyaratan standar ini, tetapi juga dapat memenuhi persyaratan tegangan elektrostatik terberat di setiap standar, memastikan pengujian kerentanan ESD yang akurat dan efektif untuk perangkat semikonduktor dalam berbagai skenario pengujian yang berat. Sebagai contoh, dalam standar pengujian HBM, beberapa standar mensyaratkan tegangan elektrostatik maksimum 8kV, dan rentang tegangan keluaran peralatan ini dalam mode HBM adalah 0.1~8kV±5%, yang dapat secara akurat memenuhi persyaratan tegangan yang ketat ini; dalam standar pengujian MM, persyaratan tegangan elektrostatik maksimum adalah 800V, dan rentang tegangan keluaran peralatan dalam mode MM (100~800V±5%) juga sepenuhnya memenuhi kebutuhan pengujian.
4. Fitur dari LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Elektrostatik (HBM/MM)
The LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Muatan Elektrostatik (HBM/MM) sepenuhnya mempertimbangkan kepraktisan, stabilitas, dan keamanan pekerjaan pengujian dalam desainnya, dan memiliki banyak fitur luar biasa, menyediakan dukungan peralatan berkualitas tinggi untuk pengujian kerentanan ESD pada perangkat semikonduktor.
4.1 Antarmuka Operasi yang Ramah Pengguna
Peralatan ini dilengkapi antarmuka LCD sentuh berwarna, yang memiliki desain ringkas dan intuitif serta logika pengoperasian yang jelas. Penguji dapat dengan cepat menguasai metode pengoperasian peralatan tanpa melalui pelatihan yang rumit. Melalui layar sentuh, penguji dapat dengan mudah mengatur parameter uji seperti tegangan keluaran, polaritas pelepasan, jumlah pelepasan, dan interval pelepasan; sekaligus, layar dapat menampilkan parameter penting selama proses pengujian secara real-time, seperti tegangan pelepasan saat ini, jumlah pelepasan, dan status pengoperasian peralatan. Hal ini memudahkan penguji untuk memantau proses pengujian secara real-time dan segera mendeteksi serta menangani masalah yang terjadi selama pengujian.
4.2 Kinerja Output Presisi Tinggi dan Stabil
Akurasi tegangan keluaran merupakan salah satu indikator kunci untuk mengukur kinerja simulator pelepasan muatan elektrostatik, yang secara langsung memengaruhi akurasi hasil pengujian. LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Muatan Elektrostatik (HBM/MM) mengadopsi teknologi kontrol tegangan canggih, dengan akurasi tegangan keluaran ±5% baik dalam mode HBM maupun mode MM. Hal ini memastikan nilai tegangan setiap pelepasan muatan secara akurat memenuhi persyaratan standar pengujian dan menghindari kesalahan hasil pengujian yang disebabkan oleh deviasi tegangan. Selain itu, peralatan ini menggunakan komponen elektronik berkualitas tinggi dan desain sirkuit yang stabil di dalamnya, yang secara efektif mengurangi dampak faktor eksternal (seperti fluktuasi tegangan jaringan listrik, perubahan suhu lingkungan, dll.) terhadap kinerja keluaran, memastikan stabilitas keluaran peralatan selama pengujian berkelanjutan jangka panjang dan memberikan jaminan yang kuat atas keandalan pekerjaan pengujian.
4.3 Mekanisme Perlindungan Keselamatan Komprehensif
Listrik tegangan tinggi terlibat dalam proses pengujian pelepasan muatan elektrostatik, sehingga kinerja keselamatan peralatan sangat penting. Peralatan ini dilengkapi dengan catu daya tegangan tinggi yang dapat diprogram secara cerdas dan dilengkapi dengan fungsi perlindungan tegangan tinggi, arus berlebih, dan hubung singkat. Ketika peralatan mendeteksi bahwa keluaran tegangan tinggi melebihi ambang batas keselamatan yang ditetapkan, arus keluaran terlalu besar, atau terjadi kesalahan hubung singkat, peralatan akan segera memutus keluaran tegangan tinggi secara otomatis dan mengeluarkan sinyal alarm pada saat yang bersamaan, mencegah kerusakan pada peralatan itu sendiri, sampel uji, dan penguji karena tegangan tinggi yang tidak normal. Mekanisme perlindungan keselamatan yang komprehensif ini sangat mengurangi risiko keselamatan selama proses pengujian dan memberikan jaminan yang kuat untuk keselamatan pribadi penguji dan pengoperasian normal peralatan.
4.4 Fungsi Diagnosis Diri Cerdas
Untuk mendeteksi potensi bahaya kesalahan pada peralatan secara cepat dan memastikan peralatan selalu dalam kondisi kerja yang baik, LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Muatan Elektrostatik (HBM/MM) dilengkapi dengan fungsi diagnosis mandiri. Saat peralatan dinyalakan dan selama proses pengujian, alat ini akan secara otomatis mendeteksi komponen-komponen kunci internal (seperti catu daya tegangan tinggi, sirkuit kontrol, sirkuit pelepasan muatan, dll.). Jika terdeteksi komponen abnormal atau kondisi kerja yang tidak stabil, peralatan akan menampilkan informasi kerusakan melalui antarmuka LCD, yang akan mendorong penguji untuk melakukan perawatan dan perbaikan tepat waktu. Melalui fungsi diagnosis mandiri, waktu diagnosis kerusakan peralatan dapat dipersingkat secara efektif, efisiensi perawatan peralatan dapat ditingkatkan, gangguan pengujian akibat kerusakan peralatan dapat dikurangi, dan kelancaran proses pengujian dapat dipastikan.
4.5 Keunggulan Efektivitas Biaya Tinggi
Dengan tujuan memastikan kinerja dan kualitas peralatan, LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Muatan Elektrostatik (HBM/MM) juga memiliki efisiensi biaya yang tinggi. Komponen utama peralatan ini semuanya merupakan komponen impor berkualitas tinggi, yang memiliki keunggulan presisi tinggi, keandalan yang tinggi, dan masa pakai yang panjang. Komponen-komponen ini dapat secara efektif mengurangi tingkat kegagalan peralatan dan mengurangi biaya perawatan selanjutnya. Di saat yang sama, LISUN GROUP Mengendalikan biaya produksi peralatan dengan mengoptimalkan proses produksi dan meningkatkan efisiensi produksi, sekaligus menyediakan produk dengan kinerja prima dan harga terjangkau bagi pengguna. Hal ini menjadikan peralatan ini memiliki daya saing yang kuat di pasar dan dapat memenuhi kebutuhan pengujian perusahaan semikonduktor dari berbagai skala. Baik laboratorium R&D kecil maupun perusahaan produksi skala besar, pengujian kerentanan elektrostatik berkualitas tinggi dapat diwujudkan melalui peralatan ini.

5. Spesifikasi LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Elektrostatik (HBM/MM)
Spesifikasi merupakan dasar penting untuk memahami kinerja dan cakupan aplikasi peralatan. Spesifikasi terperinci dari LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Muatan Elektrostatik (HBM/MM) ditunjukkan pada tabel berikut:
| Kategori Parameter | Parameter Tertentu | Mode Pelepasan Tubuh Manusia (HBM) | Mode Pelepasan Mesin (MM) |
| Tegangan Output | Jarak | 0.1~8kV | 100 ~ 800V |
| Ketepatan | ± 5% | ± 5% | |
| Keluaran Polaritas | - | Positif, Negatif, Bergantian Positif dan Negatif | Positif, Negatif, Bergantian Positif dan Negatif |
| Mode Pemicu | - | Tunggal, Hitung, Host Sendiri – Pemicu | Tunggal, Hitung, Host Sendiri – Pemicu |
| Pemicu Tunggal | Debit Tunggal | Debit Tunggal | |
| Hitung Pemicu | Pembuangan Sesuai Jumlah Pembuangan yang Ditetapkan | Pembuangan Sesuai Jumlah Pembuangan yang Ditetapkan | |
| Mode Discharge | - | Model Tubuh Manusia (HBM) | Model Mesin (MM) |
| Interval Pelepasan | - | 1 ~ 99s | 1 ~ 99s |
| Jumlah Pelepasan | - | 1 ~ 999 Kali | 1 ~ 999 Kali |
| Kapasitansi Pelepasan | - | 100pF±10% | 200pF±10% |
| Ketahanan Pelepasan | - | 1500Ω ± 10% | 0Ω ± 10% |
| Catu Daya Sistem | - | AC 100 ~ 240V, 50 / 60Hz, 300W | AC 100 ~ 240V, 50 / 60Hz, 300W |
| Operasi Lingkungan | Suhu | 15 ° C ~ 35 ° C | 15 ° C ~ 35 ° C |
| Kelembaban | 10% ~ 75% | 10% ~ 75% |
Dari spesifikasi di atas, dapat dilihat bahwa peralatan ini memiliki fleksibilitas tinggi dalam pengaturan parameter debit. Parameter seperti tegangan keluaran, polaritas debit, jumlah debit, dan interval debit dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengujian berbagai perangkat semikonduktor dan standar yang berbeda, sehingga dapat memenuhi beragam skenario pengujian. Misalnya, saat menguji chip LED dengan sensitivitas berbeda, penguji dapat memilih tegangan keluaran yang sesuai dalam mode HBM sesuai spesifikasi chip (untuk chip dengan sensitivitas rendah, tegangan yang lebih tinggi dapat dipilih untuk pengujian; untuk chip dengan sensitivitas tinggi, tegangan yang lebih rendah dapat dipilih), dan mengatur jumlah debit dan interval yang sesuai untuk mengevaluasi kinerja kerentanan ESD chip secara menyeluruh.
Selain itu, parameter kapasitansi dan resistansi pelepasan peralatan dirancang secara ketat sesuai dengan persyaratan standar HBM dan MM. Kapasitansi pelepasan 100pF±10% dan resistansi pelepasan 1500Ω±10% dalam mode HBM, serta kapasitansi pelepasan 200pF±10% dan resistansi pelepasan 0Ω±10% dalam mode MM, dapat secara akurat mensimulasikan karakteristik pelepasan elektrostatik dari dua model pelepasan, memastikan bahwa hasil pengujian memiliki akurasi dan nilai referensi yang tinggi. Pada saat yang sama, input daya sistem rentang lebar (AC 100~240V) dari peralatan memungkinkannya untuk bekerja secara normal di lingkungan jaringan listrik dari berbagai negara dan wilayah, meningkatkan universalitas peralatan; kisaran suhu 15°C~35°C dan kisaran kelembaban 10%~75% juga memenuhi kondisi lingkungan sebagian besar laboratorium pengujian semikonduktor, memfasilitasi pemasangan dan penggunaan peralatan.
Perlu dicatat bahwa LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Elektrostatik (HBM/MM) juga memiliki kemampuan ekspansi yang baik. Simulator ini dapat berbagi host dengan Simulator Pelepasan Elektrostatik Semikonduktor Model Perangkat Bermuatan (CDM) ESD – CDM untuk membentuk sistem pengujian yang komprehensif (model: ESD – 883D/ESD – CDM) yang dapat menguji tiga model pelepasan (HBM, MM, dan CDM) secara bersamaan. Desain ini tidak hanya menghemat biaya pembelian peralatan dan ruang yang digunakan laboratorium, tetapi juga memberikan kemudahan bagi pengguna untuk melakukan pengujian kerentanan elektrostatik CDM di masa mendatang, yang selanjutnya meningkatkan biaya – efektivitas, dan nilai guna peralatan.
6. Aplikasi LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Muatan Elektrostatik (HBM/MM) dalam Pengujian Perangkat Semikonduktor
Dengan kinerja yang sangat baik dan konfigurasi yang fleksibel, LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Muatan Elektrostatik (HBM/MM) telah banyak digunakan dalam pengujian kerentanan ESD pada berbagai perangkat semikonduktor seperti chip LED, transistor, dan IC, memberikan dukungan yang kuat untuk kontrol kualitas dan peningkatan keandalan perangkat semikonduktor.
6.1 Aplikasi dalam Pengujian Chip LED
Sebagai perangkat inti dalam bidang pencahayaan dan tampilan semikonduktor, kinerja dan keandalan chip LED secara langsung memengaruhi kualitas produk akhir. Selama proses produksi chip LED, mulai dari pembuatan wafer, pemotongan chip, hingga pengujian pengemasan, chip tersebut mungkin menghadapi ancaman pelepasan muatan elektrostatik. LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Muatan Elektrostatik (HBM/MM) dapat melakukan pengujian kerentanan ESD HBM dan MM pada chip LED sesuai dengan standar yang relevan.
Selama pengujian, chip LED dipasang pada perangkat uji khusus. Tegangan keluaran dan jumlah pelepasan muatan listrik (misalnya, 1kV, 2kV, 5kV, 8kV, dst.) dan jumlah pelepasan muatan listrik (discharge) diatur dalam mode HBM sesuai standar pengujian dan spesifikasi chip. Setelah pengujian selesai, parameter fotolistrik chip LED (misalnya, intensitas cahaya, fluks cahaya, tegangan maju, arus bocor balik, dst.) akan dideteksi untuk menilai perubahan kinerja chip di bawah pelepasan muatan listrik statis HBM. Jika tidak ada perubahan yang signifikan pada parameter fotolistrik chip, ini menunjukkan bahwa chip dapat menahan pelepasan muatan listrik statis HBM pada level tegangan ini. Jika parameter menurun secara signifikan atau chip tidak dapat memancarkan cahaya secara normal, ini menunjukkan bahwa kerentanan ESD HBM chip tidak memenuhi persyaratan.
Demikian pula, dalam mode MM, tegangan keluaran yang berbeda seperti 100V, 300V, 500V, dan 800V diatur sesuai persyaratan pengujian untuk melakukan pengujian pelepasan muatan elektrostatik pada chip LED dan mendeteksi kinerja chip tersebut. Melalui metode pengujian ini, chip LED dengan sensitivitas elektrostatik yang tinggi dapat disaring secara efektif, mencegah produk yang tidak memenuhi syarat mengalir ke jalur pengemasan hilir, sehingga memastikan keandalan dan masa pakai produk akhir seperti lampu LED dan layar tampilan.
6.2 Aplikasi dalam Pengujian Transistor
Sebagai komponen dasar switching dan amplifier dalam rangkaian elektronik, transistor banyak digunakan dalam komputer, peralatan komunikasi, elektronik konsumen, dan bidang lainnya. Struktur transistor sangat presisi, dan komponen penting seperti sambungan PN sangat sensitif terhadap pelepasan muatan elektrostatik. Setelah terkena sengatan elektrostatik, gangguan seperti kerusakan sambungan PN dan sirkuit terbuka basis dapat terjadi, yang menyebabkan transistor kehilangan fungsi normalnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan uji kerentanan ESD HBM dan MM pada transistor.
Saat menggunakan LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Muatan Elektrostatik (HBM/MM) untuk menguji transistor membutuhkan pin uji yang sesuai (seperti basis, emitor, kolektor) untuk pelepasan muatan sesuai dengan jenis transistor (seperti tipe NPN, tipe PNP, MOSFET, dll.) dan standar pengujian. Misalnya, saat menguji transistor tipe NPN dalam mode HBM, elektroda pelepasan muatan biasanya dihubungkan ke basis transistor, emitor dan kolektor di-ground, kemudian tegangan keluaran dan jumlah pelepasan muatan yang sesuai diatur untuk pengujian. Setelah pengujian selesai, penguji karakteristik transistor digunakan untuk mendeteksi parameter transistor, seperti penguatan arus (β), tegangan tembus balik (BVCEO, BVCBO, dll.), dan arus bocor (ICBO, IEBO, dll.), untuk mengevaluasi kinerja transistor setelah pelepasan muatan elektrostatik.
Untuk transistor efek medan seperti MOSFET, karena lapisan oksida gerbangnya yang sangat tipis, transistor tersebut lebih sensitif terhadap listrik statis. Oleh karena itu, pemilihan tegangan uji dan metode pelepasan muatan harus lebih cermat selama pengujian. Kontrol tegangan presisi tinggi dan kinerja pelepasan muatan yang stabil dari transistor efek medan (MOSFET) LISUN ESD-883D dapat memastikan kontrol energi pelepasan yang akurat selama pengujian, menghindari kerusakan tambahan pada MOSFET akibat operasi pengujian yang tidak tepat, dan mengevaluasi kinerja kerentanan ESD-nya secara akurat. Dengan melakukan pengujian kerentanan ESD HBM dan MM yang komprehensif pada transistor, stabilitas kualitas produk transistor dapat ditingkatkan, dan kegagalan peralatan elektronik akibat pelepasan elektrostatik dapat dikurangi.
6.3 Aplikasi dalam Pengujian IC
Sirkuit terpadu (IC) merupakan produk inti industri semikonduktor, dengan karakteristik integrasi tinggi, fungsi kompleks, dan struktur internal yang presisi. IC mengandung banyak komponen seperti transistor, resistor, dan kapasitor. Jika salah satu komponen rusak akibat pelepasan muatan listrik statis, seluruh chip IC dapat gagal berfungsi. Oleh karena itu, pengujian kerentanan ESD pada chip IC merupakan kunci utama dalam pemeriksaan kualitasnya.
The LISUN ESD-883D Electrostatic Discharge Simulator (HBM/MM) dapat melakukan pengujian kerentanan ESD HBM dan MM pada berbagai chip IC (seperti mikroprosesor, memori, sensor, IC manajemen daya, dll.) sesuai dengan standar seperti AEC – Q100 – 002, AEC – Q100 – 003, dan MIL – STD – 883 Metode 3015. Sebelum pengujian, rencana pengujian terperinci perlu diformulasikan sesuai dengan definisi pin chip IC dan standar pengujian, dan pin (seperti pin daya, pin sinyal, pin ground, dll.) yang perlu dikenakan pengujian pelepasan dan level tegangan pelepasan yang sesuai ditentukan.
Selama pengujian, chip IC dipasang pada soket uji yang memenuhi standar, dan probe pelepasan khusus digunakan untuk menyentuh pin yang ditentukan untuk pelepasan elektrostatik sesuai dengan parameter yang ditetapkan. Setelah pengujian selesai, sistem uji IC digunakan untuk melakukan pengujian komprehensif terhadap berbagai fungsi chip IC, seperti uji fungsi logika, uji pewaktuan, dan uji parameter kelistrikan, untuk menilai apakah chip IC dapat berfungsi normal setelah pelepasan elektrostatik. Untuk chip IC yang digunakan di bidang elektronik otomotif, karena lingkungan kerjanya yang lebih keras dan persyaratan kerentanan ESD yang lebih tinggi, biasanya perlu menjalani pengujian HBM dan MM yang lebih ketat sesuai dengan standar AEC – Q100. LISUN ESD – 883D dapat memenuhi persyaratan pengujian standar tinggi ini dan memberikan dukungan yang kuat untuk jaminan kualitas chip IC elektronik otomotif.
Melalui aplikasinya dalam pengujian perangkat semikonduktor seperti chip LED, transistor, dan IC, LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Muatan Elektrostatik (HBM/MM) membantu perusahaan semikonduktor secara efektif mengidentifikasi masalah sensitivitas elektrostatik perangkat, mengoptimalkan desain produk dan proses produksi, meningkatkan kemampuan perlindungan elektrostatik produk, mengurangi risiko kegagalan produk dalam aplikasi pasar, dan mempromosikan pengembangan industri semikonduktor berkualitas tinggi.
7. Kesimpulan dan Prospek
7.1 Kesimpulan
Sebagai peralatan pengujian yang dirancang khusus untuk Model Tubuh Manusia (HBM) dan Model Mesin (MM), LISUN ESD-883D Simulator Pelepasan Elektrostatik (HBM/MM) Telah menunjukkan kinerja yang sangat baik di bidang pengujian kerentanan ESD pada perangkat semikonduktor. Peralatan ini secara ketat mematuhi sejumlah standar internasional dan domestik, dapat memenuhi persyaratan tegangan elektrostatik terberat dalam berbagai standar, dan menjamin akurasi dan universalitas hasil pengujian. Antarmuka pengoperasian yang ramah pengguna, presisi tinggi dan kinerja keluaran yang stabil, mekanisme perlindungan keselamatan yang komprehensif, fungsi diagnosis mandiri yang cerdas, dan efisiensi biaya yang tinggi menjadikannya pilihan ideal bagi perusahaan semikonduktor, lembaga penelitian dan pengembangan, serta laboratorium pengujian untuk melakukan pengujian kerentanan ESD.
Dalam aplikasi praktis, peralatan ini dapat secara efektif melakukan uji kerentanan HBM dan MM ESD pada berbagai perangkat semikonduktor seperti chip LED, transistor, dan IC. Peralatan ini membantu perusahaan terkait menyaring produk yang tidak memenuhi syarat, mengoptimalkan desain produk dan proses produksi, meningkatkan kualitas dan keandalan perangkat semikonduktor secara signifikan, mengurangi kerugian ekonomi akibat pelepasan muatan elektrostatik, dan sangat penting dalam mendorong perkembangan industri semikonduktor yang sehat.
Tags:ESD-883DAlamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *