LM-79 Goniophotometer Detektor Bergerak (Cermin Tipe C)
LSG-6000
Rotasi Presisi Tinggi Luminer Goniophotometer
LSG-1890B
Rotasi Presisi Tinggi Luminer Goniospectroradiometer
LSG-1890BCCD
Goniophotometer untuk Otomotif dan Lampu Sinyal
LSG-1950
Goniophotometer untuk Lampu Sinyal Lalu Lintas
LSG-1950S
Perangkat Peringatan Visual Alarm Kebakaran VAD (Variable Alarm Alert Device) Goniophotometer
LSG-1930
Goniophotometer ringkas
LSG-1200A
Goniofotometer LED
LSG-1100
Pilih sebuah organisasi
untuk menelusuri standar
Laporan CIE 121:1996 ini mencakup persyaratan umum untuk fotometri luminer yang dianggap berlaku untuk sebagian besar jenis luminer.
Laporan CIE 121:1996 bertujuan untuk memberikan spesifikasi untuk kondisi standar di mana pengujian fotometrik harus dilakukan dan untuk merekomendasikan prosedur pengujian yang akan memberikan hasil yang cukup akurat dan dapat direproduksi saat menentukan dan melaporkan karakteristik fotometrik luminer. Spesifikasi ini dimaksudkan untuk memberikan dasar bagi standar nasional yang seragam dan untuk memberikan panduan kepada laboratorium fotometrik dalam melakukan pengujian dan dalam penyajian data kinerja luminer. Laporan ini juga memberikan spesifikasi untuk pengukuran faktor koreksi yang berlaku untuk luminer yang dioperasikan dalam kondisi pengujian praktis yang berbeda dari kondisi pengujian standar.
LISUN menyediakan solusi pengujian lengkap untuk CIE 121:1996 berikut, silakan lihat tabel excel di bawah ini:
| CIE 121:1996 Fotometri dan Goniofotometri Lampu | LISUN MODEL |
| Klausul 2.2.1 Data luminer per 1 lm (fluks lampu) | LPCE-2(LMS-9000) |
| Klausul 2.2.4-2.2.7 Rasio keluaran cahaya (dari sebuah luminer) | |
| Klausul 6.3 Pengukuran fluks bercahaya pada luminer | |
| Klausul 2.2.2 Distribusi intensitas cahaya (dari sebuah luminer) | LSG-6000 |
| Klausul 2.4.1-2.4.3 Fotometer | |
| Klausul 3 SISTEM KOORDINAT UNTUK FOTOMETRI LUMINAIR | |
| Klausul 6.1.3 Pengukuran fotometrik pada luminer | |
| Klausul 6.2 Pengukuran distribusi intensitas cahaya | |
| Klausul 2.2.3 Faktor lumen ballast | HCS-109A |
| Klausul 2.3.6 Ballast referensi | |
| Pasal 7.4 Faktor lumen ballast | |
| Klausul 2.4.4 Pengukur iluminasi | LMS-6000&PHOTO-200 |
| Klausul 6.6 Pengukuran iluminasi | |
| Klausul 6.3 Pengukuran fluks bercahaya pada luminer | LMS-6000L&PHOTO-200L |
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

中文简体