IEC 60099-4:2014 adalah standar internasional yang menetapkan persyaratan teknis, metode uji, dan kriteria kinerja untuk arester lonjakan oksida logam (MOSA) tanpa celah yang digunakan dalam sistem daya arus bolak-balik (AC). Standar ini berfokus pada arester yang dirancang untuk melindungi peralatan listrik dari tegangan lebih transien, seperti yang disebabkan oleh petir atau operasi pensaklaran, dengan memanfaatkan karakteristik tegangan-arus nonlinier dari material oksida logam. Standar ini mendefinisikan parameter-parameter utama termasuk tegangan pengenal, tegangan sisa, kapasitas pelepasan, dan stabilitas termal, sekaligus menguraikan prosedur pengujian yang seragam untuk memverifikasi keandalan arester dalam kondisi normal dan gangguan—memastikan konsistensi kinerja produk di seluruh pasar global.
Standar ini berlaku untuk MOSA tanpa celah untuk sistem AC dengan tegangan nominal ≥1 kV, yang mencakup aspek desain, manufaktur, dan penilaian kesesuaian. Standar ini membahas persyaratan penting seperti kekuatan mekanis, ketahanan lingkungan (misalnya, suhu, kelembapan), dan karakteristik penuaan untuk menjamin keselamatan operasional jangka panjang. Selain itu, IEC 60099-4:2014 selaras dengan standar IEC lainnya (misalnya, IEC 60099-1) untuk menetapkan kerangka kerja komprehensif bagi kualifikasi arester surja, yang memfasilitasi interoperabilitas antara arester dan komponen sistem tenaga listrik. Standar ini berfungsi sebagai referensi dasar bagi produsen, utilitas, dan lembaga sertifikasi untuk memastikan produk memenuhi tolok ukur keselamatan dan kinerja global, yang mendukung keandalan operasi jaringan listrik di seluruh dunia.
LISUN menyediakan solusi pengujian lengkap untuk IEC 60099-4:2014 berikut, silakan lihat tabel excel di bawah ini:
| Klausul dan Subjek IEC 60099-4:2014 | LISUN MODEL |
| 6.1 Tahan isolasi | LS9923 |
| 8.2 Uji ketahanan isolasi | |
| 8.2.6 Uji tegangan impuls petir | SUG255 |
| 8.2.7 Uji tegangan impuls switching | |
| 8.3 Uji tegangan sisa | LS-RVT-2000W |
| 8.9.4.2 Uji momen lentur | JCY-2 |
| 8.9.5 Uji siklus suhu dan pemompaan segel | GDJS-015B |
| 8.12.3.1 Uji siklus suhu | |
| 8.16.2 Uji siklus termal | |
| 8.12.3.2 Uji kabut garam | YWX/Q-010 |
| 10.8.17.2 Uji kabut garam | |
| 10.8.17.3 Uji sinar UV | UV-263LS |
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *