LM-79 Goniophotometer Detektor Bergerak (Cermin Tipe C)
LSG-6000
Rotasi Presisi Tinggi Luminer Goniophotometer
LSG-1890B
Rotasi Presisi Tinggi Luminer Goniospectroradiometer
LSG-1890BCCD
Goniophotometer untuk Otomotif dan Lampu Sinyal
LSG-1950
Goniophotometer untuk Lampu Sinyal Lalu Lintas
LSG-1950S
Perangkat Peringatan Visual Alarm Kebakaran VAD (Variable Alarm Alert Device) Goniophotometer
LSG-1930
Goniophotometer ringkas
LSG-1200A
Goniofotometer LED
LSG-1100
Pilih sebuah organisasi
untuk menelusuri standar
Pengujian Tegangan Tahan merupakan proses penting untuk menilai kemampuan berbagai perangkat listrik, bahan isolasi, dan struktur untuk menahan tegangan. Selama pengujian, tegangan tinggi diterapkan pada bahan isolasi tanpa mengurangi kinerjanya. Prinsip dasar pengujian menahan tegangan tester melibatkan penerapan tegangan yang lebih tinggi dari tegangan operasi normal pada material insulasi perangkat yang diuji selama durasi tertentu. Jika insulasi masih utuh, tegangan yang diterapkan hanya akan menghasilkan arus bocor yang minimal. Tujuan pengujian ini adalah untuk memverifikasi apakah kinerja insulasi peralatan yang diuji memenuhi standar keselamatan.
• Aplikasi Tegangan Tinggi: Tegangan tinggi diterapkan pada bahan isolasi perangkat yang diuji, melebihi tegangan operasi normalnya.
• Durasi: Tegangan yang diberikan dipertahankan selama durasi tertentu, biasanya sesuai dengan standar industri atau persyaratan pengujian.
• Deteksi Arus Bocor: Selama penerapan tegangan, penguji tegangan tahan memantau arus bocor yang mengalir melalui bahan isolasi perangkat yang diuji. Jika arus bocor tetap dalam kisaran yang ditentukan, ini menunjukkan kinerja isolasi yang baik.
• Pengurangan Tegangan: Setelah pengujian selesai, tegangan yang diberikan secara bertahap dikurangi menjadi nol.
Menurut ketentuan IEC 61010, tegangan uji harus meningkat secara bertahap hingga mencapai nilai tegangan uji yang diperlukan (misalnya, 5kV) dalam waktu yang ditentukan dan dipertahankan pada material insulasi yang diuji setidaknya selama 5 detik. Setelah pengujian, tegangan harus menurun secara bertahap hingga mencapai nol dalam waktu yang ditentukan. Standar pengujian biasanya menggunakan tegangan uji yang dua kali lipat dari tegangan kerja perangkat yang diuji, ditambah 1000V tambahan. Bergantung pada peralatan yang diuji, tegangan uji yang lebih tinggi mungkin diperlukan.
Penguji tegangan tahan terdiri dari beberapa komponen penting yang memungkinkan pengoperasiannya. Komponen-komponen ini dikategorikan ke dalam bagian penguat tegangan, bagian kontrol, dan rangkaian tampilan. Berikut adalah rincian struktur dan komponen penguji tegangan tahan:
Bagian Peningkatan Tegangan:
• Regulator Tegangan: Digunakan untuk mengatur tegangan.
• Trafo Penguat Tegangan: Meningkatkan tegangan input ke tegangan uji yang diperlukan.
• Sakelar Daya Hidup/Mati untuk Bagian Penguat Tegangan: Mengontrol penyambungan dan pemutusan pasokan daya ke bagian penguat tegangan.
Bagian Kontrol:
• Rangkaian Pengambilan Sampel Arus: Memantau arus pada rangkaian yang diuji.
• Rangkaian Pengatur Waktu: Mengontrol durasi pengujian.
• Rangkaian Alarm: Mengaktifkan alarm suara dan lampu ketika arus melebihi nilai yang ditetapkan dan memutus aliran listrik ke rangkaian penguat tegangan.
Rangkaian Tampilan:
• Layar Tampilan: Menampilkan tegangan keluaran transformator penguat tegangan.
• Menampilkan nilai saat ini dan waktu hitung mundur.
Menurut standar dan spesifikasi produk, durasi pengujian tegangan tahan biasanya ditetapkan selama 60 detik. Namun, dalam lini produksi, pengujian yang lama sering kali tidak dapat memenuhi kebutuhan praktis karena lini produksi mengutamakan kecepatan dan efisiensi. Oleh karena itu, beberapa organisasi mengizinkan penyesuaian waktu dan tegangan pengujian untuk mencapai akurasi dan efisiensi. Beberapa standar keselamatan baru juga menetapkan pengaturan durasi pengujian. Misalnya, dalam Lampiran A IEC 60335-1 dan standar seperti IEC 60950-1, waktu pengujian untuk pengujian rutin ditetapkan selama 1 detik. Dengan demikian, kemampuan untuk mengatur durasi pengujian merupakan salah satu fungsi penting dari menahan tegangan tester.
Tags:WB2671BAlamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

中文简体
